Universitas Khairun Beri Keringanan UKT Bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19

FKIP UNKHAIR – Pandemi Virus Corona Desease 19 (COVID-19) yang terjadi hampir tiga bulan terakhir telah mengakibatkan efek di sektor ekonomi masyarakat dan dunia pendidikan.

Sebagai bentuk kepedulian Universitas Khairun terhadap mahasiswa yang mengalami dampak Covid-19 tersebut, maka Universitas Khairun akan memberikan keringanan dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Ganjil Tahun Akademik 2020-2021. Permohonan keringanan ini dilakukan secara online, untuk memudahkan mahasiswa yang sementara ini masih berada di berbagai daerah (kampung halaman) karena pembatasan social akibat pandemic COVID-19.

Rektor Universitas Khairun Prof.Dr. Huen Alting SH.MH memastikan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di masa pandemi Coronavirus Desease 19 (COVID-19). Sesuai dengan Permendikbud 25 tahun 2020 tentang STANDAR SATUAN BIAYA OPERASIONAL  PENDIDIKAN TINGGI PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN serta mencermati kondisi COVID-19 saat ini yang berdampak pada kondis ekonomi masyarakat, sehingga orang tua atau wali mahasiswa yang membiayai mahasiswa mengalami penurunan kemampuan ekonomi, antara lain dikarenakan bencana alam dan/atau non-alam.

Untuk keadaan tersebut pihak orang tua/wali mahasiswa dapat mengajukan permohonan secara online pada laman https://pukt.unkhair.ac.id . laman permohonan keringanan UKT tersebut dikhususkan kepada mahasiswa aktif untuk mempermudah dalam pengajuan permohoan keringanan UKT dengan kategori sebagai berikut:

  1. pembebasan sementara UKT
  2. pengurangan UKT
  3. perubahan kelompok UKT
  4. pembayaran UKT secara mengangsur atau dapat diusakan untuk diusulkan agar memperoleh beasiswa melalui Kemendikbud.

Bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 (enam) satuan kredit semester pada semester 9 (sembilan) bagi Mahasiswa program sarjana dan serta semester 7(tujuh) bagi Mahasiswa program diploma tiga, Mahasiswa membayar paling tinggi 50% (lima puluh persen) dari besaran UKT. Sedangkan bagi mahasiswa yang mengajukan cuti kuliah atau telah menyelesaikan seluruh pembelajaran namun belum lulus, Mahasiswa dibebaskan dari kewajiban membayar UKT.  Kebijakan ini bertujuan memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa Universitas Khairun yang menghadapi kendala finansial selama pandemi COVID-19.

Surat permohonan harus ditandatangani oleh orang tua diatas materai 6000, surat permohonan ditujukan  ke Rektor Cq: Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, dengan melalui sistem ini, semua data akan diverifikasi oleh pihak Fakultas, selanjutnya hasil verifikasi diteruskan ke Rektor untuk dibuatkan Surat Keputusan Penurunan Biaya UKT Mahasiswa.

Rektor Universitas Khairun Prof. Dr. Husen Alting, SH. MH berharap melalui kebijakan ini mahasiswa mendapatkan berbagai manfaat yaitu, keberlanjutan kuliah tidak terganggu selama pandemi, hemat biaya saat tidak menikmati fasilitas dan layanan kampus, fleksibilitas untuk mengajukan keringanan UKT, dan penghematan di masa akhir kuliah. Pemberian dispensasi UKT hanya diberikan bagi mahasiswa yang terdampak langsung dengan Pandemi Covid-19.

#InfoKehumasanUnkhair

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *